Pertandingan pembuka Grup G Piala Dunia antara Belgia dan Mesir menyajikan drama yang luar biasa dari awal hingga akhir! Selama lebih dari separuh jalannya laga, 'Firaun' Mesir tampil perkasa dan menunjukkan tanda-tanda akan mencetak sejarah dengan kemenangan perdana di ajang akbar ini. Dengan pertahanan yang kokoh dan serangan balik mematikan, Mesir membuat 'Setan Merah' Belgia kewalahan dan frustrasi, bahkan sempat unggul terlebih dahulu. Kejutan besar seolah sudah di depan mata!
Namun, pelatih Belgia, Rudi Garcia, membuat keputusan brilian yang mengubah jalannya pertandingan! Ia memasukkan 'monster' yang selalu bisa diandalkan dalam situasi sulit: Romelu Lukaku! Seperti yang Garcia katakan, 'Jujur saja, ketika Anda adalah lawan dan melihat Romelu Lukaku masuk lapangan, kepercayaan diri Anda menurun dan kecemasan Anda meningkat.' Kehadiran Lukaku yang menjulang tinggi dan pergerakannya yang eksplosif langsung menciptakan kepanikan di lini pertahanan Mesir. Aura intimidasi dari sang striker memang tak bisa diremehkan!
Dan benar saja! Pada pergerakan pertamanya memasuki kotak penalti, Lukaku langsung menarik perhatian dua bek Mesir sekaligus. Tekanan luar biasa yang ia ciptakan membuat barisan belakang lawan salah antisipasi. Bola liar kemudian membentur bek Mesir dan terjadilah gol bunuh diri yang dramatis! Sorakan membahana di stadion saat Belgia berhasil menyamakan kedudukan dan menyelamatkan satu poin berharga dari pertarungan yang sangat ketat dan menegangkan ini. Sebuah hasil imbang yang terasa seperti kemenangan bagi Belgia, dan semua berkat sentuhan magis serta insting tajam sang 'Big Rom'!